Uji Nyali, Dua Pemuda Terseret Arus Sungai

Wira Susanto 06 Februari 2018 12:43:25 WIB

 

SOKONG – Keberanian Munawir mengadu nyali bersama teman-temannya ternyata membawa petaka baginya.

Pemuda 22 tahun asal Dusun Todo Lendang Gala Desa Bentek Kecamatan Gangga, terbawa arus ketika mandi di sungai Segara sekitar pukul 17.30 Wita, Sabtu lalu (27/1). Waktu kejadian, Munawir mandi bersama tujuh teman sebayanya sehabis bekerja mengangkut pasir sore itu. Yaitu, Juanda, Riki, Roni, Ali, Kambut, dan Gibran.

Waktu itu menjelang Magrib. Intensitas hujan cukup lebat sore itu. Dan, arus sungai pun sangat deras. Munawir bersama teman-temannya langsung menceburkan diri ke sungai begitu tiba. Tetapi, hanya dia sendiri yang berani ke tengah menacoba adu nyali menantang arus. Sementara teman-temannya tak ada yang berani ke tengah. Mereka hanya mandi seadanya di pinggir sungai mengingat arusnya sangat deras.

Setelah sampai ke tengah sungai, Munawir sempat menantang teman-temannya adu nyali melawan arus. Tapi, arus deras sungai sepertinya meladeni tantangan Munawir. Tubuh pemuda itupun seperti diseruduk hingga akhirnya terpontang-panting dikerubungi arus. Melihat kejadian itu, Juanda yang awalnya merasa nyalinya tertantang akhirnya ikut berenang melawan arus.


Namun, tubuh pemuda itu juga ikut terseret arus begitu sampai di tengah sungai. Sekitar satu menit berenang, tubuh kedua pemuda itupun  hanyut dan terbentur dam pembatas air (dam pembagian air). Keduanya langsung pingsan, lalu terseret air sungai yang deras sekitar 500 meter. “Munawir terbawa arus sekitar 500 meter dan Juanda sekitar 100 meter terbawa arus ke bawah dengan ketinggian tiga meter,” tutur saksi mata Gibran kepada Radar Lombok, Minggu kemarin (28/1).

Saat kejadian, lanjut Gibran, korban hampir tiga kali berusaha berenang ke tepi sungai. Tapi gagal karena derasnya arus yang menyeret tubuhnya. Setelah menyadari kejadian itu, Gibran bersama empat teman lainnya kemudian mencoba berlari lewat pinggir sungai. Dengan spontan, mereka berbagi tugas menyelematkan korban. Gibran sendiri kemudian berhasil menyelematkan Juanda dengan menarik tangannya. Waktu itu, tubuh Juanda sempat terbentur ke batu hingga akhirnya bisa tertolong.

Sedangkan Munawir yang masih dalam keadaan pingsan tidak terlihat mengapung. Baru muncul tiba-tiba ketika tubuhnya sempat tersangkut di sebongkah batu besar. Melihat tubuh Munawir, Roni kemudian berlari menarik tangan temannya. Tapi tubuh Munawir kembali terlepas karena derasnya air yang menghanyutkan tubuhnya. “Tubuh korban besar dan arus deras membuat Roni tidak mampu menyelamatkannya,’’ ujarnya.

Sebelum mandi, lanjut Gibran, dia sudah menyarankan kepada Munawir agar jangan mandi di sana karena arusnya deras, tapi korban mengacuhkannya. Karena waktu itu, arus sungai itu memang deras dan lebih besar dibandingkan hari kemarin. Bahkan, Gibran yang mencoba mandi pertama merasa lemas dan tidak kuat menahan arus. Karenanya, Gibran memberitahukan teman-temannya.

 

 

(https://radarlombok.co.id/uji-nyali-dua-pemuda-terseret-arus-sungai.html)

Komentar atas Uji Nyali, Dua Pemuda Terseret Arus Sungai

24 Mei 2019 18:39:22 WIB

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Video Sokong

Background Fullscreen dengan CSS

Google Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Lokasi Sokong

tampilkan dalam peta lebih besar